hitung besi beton

3 Langkah Hitung Besi Beton

Posted on

Jika kalian ingin ngeborong pekerjaan besi beton entah itu hanya upah aja atau include dengan materialnya juga, kalian mesti simak video ini sampai tuntas, karena dalam video ini akan jelaskan perhitungan besi beton yang bisa kalian gunakan sebagi referensi untuk pengajuan harga penawaran kalian.

Cara hitung borongan besi beton

besi-beton

Menghitung biaya borongan besi beton melibatkan beberapa langkah penting. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menghitung biaya borongan besi beton:

1. Menentukan Kebutuhan Besi Beton:

  • Hitung total panjang besi beton yang dibutuhkan sesuai dengan gambar kerja atau spesifikasi proyek.
  • Tentukan diameter besi beton yang diperlukan (misalnya, 8mm, 10mm, 12mm, dll).
  • Hitung jumlah batang besi beton berdasarkan panjang standar batang (biasanya 12 meter per batang).

2. Menghitung Volume dan Berat Besi Beton:

  • Gunakan rumus untuk menghitung volume besi beton:

Volume=Panjang×Luas Penampang

  • Luas penampang (A) untuk besi beton bundar dihitung sebagai :

A=π×(d/2)2

di mana d adalah diameter besi.

  • Untuk menghitung berat, gunakan densitas besi (7.85 g/cm³ atau 7850 kg/m³):

Berat=Volume×Densitas

Baca Juga : Terbaru: Harga Borongan Cat Tembok 2024

3. Menentukan Harga Borongan:

  • Cari tahu harga per kg atau per meter besi beton di pasaran.
  • Tentukan biaya tenaga kerja per kg atau per meter besi beton untuk pemasangan, termasuk biaya tambahan seperti pemotongan dan pembengkokan.
  • Kalikan kebutuhan berat atau panjang besi dengan harga borongan untuk mendapatkan total biaya.

Contoh Perhitungan

Misalkan kita memiliki proyek yang membutuhkan besi beton dengan spesifikasi berikut:

  • Diameter besi beton: 10 mm
  • Panjang total besi yang dibutuhkan: 1200 meter
  • Harga besi beton di pasaran: Rp 15.000 per kg
  • Biaya tenaga kerja: Rp 5.000 per kg

Langkah 1: Hitung Volume dan Berat Besi Beton

1.Hitung luas penampang besi beton:

A=π×(0.01/2)2=3.14×0.0052≈0.0000785m2

2. Hitung volume besi beton untuk 1200 meter:

Volume=1200m×0.0000785m2=0.0942m3

3. Hitung berat besi beton:

Berat=0.0942m3×7850kg/m3=739.47kg

Baca Juga : 5 Alasan Jangan jadi Tukang Selamanya!

Langkah 2: Hitung Biaya Borongan

1.Biaya bahan besi beton:

Biaya bahan=739.47kg×Rp15.000=Rp11.092.050

2. Biaya tenaga kerja:

Biaya tenaga kerja=739.47kg×Rp5.000=Rp3.697.350

3. Total biaya borongan:

Total biaya borongan=Biaya bahan+Biaya tenaga kerja=Rp11.092.050+Rp3.697.350=Rp14.789.400

Jadi, total biaya borongan untuk besi beton dengan spesifikasi tersebut adalah Rp 14.789.400.

Baca Juga : 5 Ciri Proyek Bodong!

Catatan Tambahan

  • Harga-harga yang digunakan dalam contoh ini adalah harga estimasi. Pastikan untuk menggunakan harga aktual yang berlaku di daerah Anda.
  • Proyek dengan skala besar mungkin mendapatkan harga borongan yang berbeda (biasanya lebih murah per satuan) dibandingkan dengan proyek kecil.
  • Pertimbangkan biaya tambahan seperti transportasi, pajak, dan biaya tidak terduga lainnya.

Jika ada bagian tertentu dari perhitungan yang memerlukan penjelasan lebih lanjut atau contoh yang lebih spesifik, beri tahu saya!

Bagaimana cara hitung borongan besi beton agar cuan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *