harga-borongan

Ini Sejarah Quantity Surveyor, 1 Godaan yang paling berat!

Posted on

Bagaimana para QS belajar ilmu quantity pada zaman kuno?

Pada zaman kuno, ilmu Quantity Surveying tidak diajarkan secara formal seperti sekarang. Namun, para penghitung atau tukang hitung pada masa itu belajar melalui pengalaman praktis dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Para penghitung pada masa kuno biasanya merupakan bagian dari kelompok tukang bangunan atau arsitek yang terlibat dalam pembangunan proyek-proyek besar seperti istana, kuil, atau bangunan penting lainnya.

Baca Juga : 5 Ciri Proyek Bodong

Mereka belajar mengukur dan menghitung bahan bangunan, biaya tenaga kerja, serta sumber daya lain yang diperlukan untuk proyek-proyek tersebut melalui pengalaman langsung di lapangan.

Selain itu, mereka juga belajar dari mentor atau sesama profesional yang lebih berpengalaman. Pengetahuan dan keterampilan dalam mengukur dan menghitung biasanya disampaikan secara lisan, dan mereka belajar dengan mengamati dan berpartisipasi dalam proses pembangunan secara langsung.

Selama proses pembangunan, para penghitung juga harus menghadapi berbagai tantangan dan situasi yang kompleks yang memungkinkan mereka untuk belajar dan mengembangkan keterampilan mereka secara bertahap.

Baca Juga : Terbaru: Harga Borongan Cat Tembok 2024

Dengan demikian, pengetahuan dan keahlian dalam ilmu Quantity Surveying pada zaman kuno didasarkan pada pengalaman praktis, pembelajaran langsung di lapangan, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi sebelumnya.

Aplikasi Quantity Surveyor

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *