harga-borongan

Ini Sejarah Quantity Surveyor, 1 Godaan yang paling berat!

Posted on

Pelajaran yang bisa di petik dari QS zaman kuno dan bisa diterapkan di zaman saat ini

Meskipun banyak perkembangan teknologi dan perubahan dalam praktik bisnis, masih ada beberapa pelajaran berharga yang dapat dipetik dari Quantity Surveyor zaman kuno dan diterapkan dalam konteks zaman saat ini:

1. Keterampilan Manual

Quantity Surveyor pada zaman kuno mengandalkan keterampilan manual dalam melakukan pengukuran, perhitungan, dan estimasi. Meskipun sekarang ada perangkat lunak dan teknologi canggih, memiliki keterampilan manual yang kuat dalam mengukur dan menghitung masih merupakan aset berharga.

Bahkan di era digital saat ini, kemampuan untuk melakukan perhitungan manual tetap penting dalam memeriksa dan memvalidasi hasil dari perangkat lunak.

Baca Juga : Rangka Atap Kayu vs Baja Ringan

2. Kreativitas dan Inovasi

Meskipun terbatas oleh teknologi dan sumber daya pada zaman kuno, Quantity Surveyor menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengatasi tantangan yang dihadapi dalam mengelola proyek.

Mereka menggunakan sumber daya yang tersedia dengan efisien dan mencari solusi yang inovatif untuk masalah yang muncul. Hal ini relevan dalam konteks modern di mana seringkali diperlukan pendekatan kreatif untuk mengatasi tantangan yang kompleks dalam manajemen proyek.

3. Integritas dan Etika Profesional

Meskipun mungkin dihadapkan pada godaan politik atau tekanan untuk memanipulasi anggaran, Quantity Surveyor zaman kuno tetap berpegang pada integritas dan etika profesional.

Mereka mengutamakan kejujuran, keadilan, dan kebenaran dalam melaksanakan tugas mereka, bahkan jika itu berarti menghadapi tekanan dari pihak-pihak yang berwenang. Integritas dan etika profesional yang kuat tetap relevan dan penting dalam profesi Quantity Surveyor saat ini.

Baca Juga : 5 Alasan Jangan jadi Tukang Selamanya!

4. Kerja Tim dan Kolaborasi

Quantity Surveyor pada masa lalu sering bekerja dalam tim yang terdiri dari berbagai profesional seperti arsitek, insinyur, dan pengembang. Mereka belajar untuk bekerja secara efektif dalam kolaborasi dengan orang lain, saling mendukung dan berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Kerja tim dan kolaborasi masih menjadi aspek penting dalam profesi Quantity Surveyor saat ini, di mana proyek-proyek biasanya melibatkan berbagai pihak yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan yang sama.

Dengan memperhatikan pelajaran-pelajaran ini, Quantity Surveyor modern dapat memperkuat keterampilan mereka, memperbaiki praktik mereka, dan meningkatkan kontribusi mereka dalam manajemen proyek yang kompleks di zaman saat ini.

Menurut kalian bagimana profesi Quantity Surveyor saat ini, coba komen dibawah kita bahas sama-sama.

Tempat Kuliah Quantity Surveyor

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *